Welcome to my blog, hope you enjoy reading :)
RSS

Sunday, 13 September 2015


Thursday, 30 July 2015

Dear masa lalu

Dear masa laluku 
Baik-baiklah di tempatmu yang baru
Segalanya yang tanpa aku
Semoga setelah pergiku darimu, kau jauh lebih ringan untuk berbahagia dijalanmu
Jangan sampai kau sia-sia setelah aku meninggalkanmu dengan kebebasan dan sedikit melankolisku
Jika nanti kau temukan yang lebih dari aku, semoga itu memang jauh lebih baik dari aku
Percayalah, aku dan kamu akan menemukan waktu
Dimana aku atau kamu mendengar nama kita, semua kembali biasa 
Sungguh pergi darimu adalah kekalahan bagi jiwaku
Aku tak pernah usai dengan diriku 
Belum cukup sempat aku berterimakasih
Untuk segala kebaikan dan kebahagiaan
Karena kau juga rasa sakit dan terjatuhku berubah kelabu tak jelas 
Mawarnya telah menjadi merah kembali
Meskipun ketidaksempurnaan akan selalu menjadi milikku
Dan terima kasih telah menjadi sahabat sekaligus kakak bahkan saudara untukku
Kau mengingatkanku saat salah
Dan menyiramiku dengan pujian karena sedikit kebenaran yang ada 
Sudah cukup karena jika aku berterimakasih akan banyak hal tentangmu, aku tidak akan biasa saat mengucap namamu lagi..
Tak lupa pula aku banyak meminta maaf karena kebahagiaan kita berdua hanyalah terhitung tempo hari saja ..
Tetapi tetaplah pada jalanmu ..
Berbahagialah kamu dan aku ..




Wednesday, 22 July 2015

Kalau belum

Tentang kamu yang telah mendapat titel bintang katanya..
Setidaknya kau telah duduki satu masa dimana formalitasnya aku akan berjalan dengan waktu berjajaran denganmu ..
Paling tidak hatiku lah ..
Jika kau belum siap aku tak mengapa..
Masih ada lagu cinta..
Awan hitam putih membentang yang diatapnya ada langit kebiru-biruan
Kicau burung bahkan hijau daun
Masih ada langit ..
Yang bisa kubuka lebar-lebar
Kubaca hatiku bagai cermin dari A sampai Z 
Entah aku akan temukan apa 
Masih ada mentari yang mondar-mandir, bintang yang bergantian jatuh, asal bukan air mata yang menggantikannya ..
Masih ada merah senja..
Kertas putih sampai warna-warni
Masih ada garis, titik, lengkungan
Masih ada banyak..
Kau tak perlu khawatir..
Mereka (akan) buatku bahagia ..

Wednesday, 31 December 2014

Happy New Year !

Not easy it seems..
I have new story for 365 days ..
Thankyou 2014, I've done chapter by chapter my life..
Feels like god gifted me new sheet to writing, drawing, even doodling my life anymore..
2015, I wish whatever best for me, my family , bestfriends..
2015, I wish it would be mine..

Wednesday, 16 July 2014

Kupungut pagi yang mengering satu-satu

Semalam langit-langit menyapa tanpa bintang
Semalam kutuai tatapan pada senja yang hening
Semalam pula nada-nada menguning dan mengering
Semalam tak lagi sama..sewaktu pulang

Tak lagi terasa bermakna sekujur tubuh
Tak lagi merah yang tercecer dalam peluh
Pelukanku dengan pelangi dibawah payung teduh
Menitikkan air mata yang tak lagi bermakna utuh

Allah sedang menghadiahkanku kepedihan
Rajutan pupusnya mimpi dan harapan
Dinding kosong tiba-tiba berceloteh menjadi teman
Lalu kuakhiri dimana aku berjalan pada awalan

Sudikah dunia diamlah saja..
Temui nasibmu di sudut pagi yang terbata-bata
Tak perlu lagi dilogikakan dengan kata
Aku telah terbangun dan menghadapi realita

Selamat pagi, semesta indah..
Segeralah terang, awan-awan menyibaklah
Langit jingga terbelahlah
Kepedihan berpendarlah

Siapkan sisi terbaik di pelukan Tuhan
Agar menyimpan mimpimu dan cepat didekatkan
Tuhan juga perlu darimu sebuah kepercayaan
Yang sudah berjatuhan lepaskan dan ikhlaskan

Esok hari 'kan ada puisi lebih hebat
Tanpa ada drama dan tangisan yang terjerat
Esok hari 'kan ada mawar yang tumbuh lebat
Tanpa ada wewangian dan kemerahan yang dibuat-buat

Esok hari kan ada senyuman
Yang terbingkai pada keduanya
Tanpa tangisan
Dalam suatu prosa

Thursday, 10 July 2014

Dengan sajakku

Aku menanti dengan sajakku
Bersama malam dan dongeng-dongeng bintang
Berjajar dengan semesta, bunga mekar, dan benda tersayang
Bercerita dengan kawanan pena dan kertas usang

Aku merindu dengan sajakku
Pada pertemuan terakhir malam sunyi
Diiringi harapan dan doa yang tersulut api
Berujung rindu yang keji sebelum menjadi-jadi

Aku tetap menanti dengan sajakku
Yang tiba-tiba tanah berbau air hujan
Diselingi senyumanmu penuh kejutan
Dan kau hadir begitu bening dalam angan

Aku tetap merindu dengan sajakku
Duduk manis diujung waktu
Mengubah senja menjadi lagu

Aku disini..
Terus tetap menantimu..
Merindumu dengan sajakku..

Monday, 23 June 2014

Untuk Venus

Selamat senja, venus..
Tak pernah rasanya berpisah dengan perpisahan..
Pada akhirnya juga, aku pulang dan lelah..
Berharap bisa ceritakan hidup dan cinta..
Pahit dan manis..
Mawar merah dan wewangian..
Memeluk yang merindu..
Seperti semusim yang telah gugur..
Masih saja kutatap malam milik Tuhan tanpa bintang..
Hampa tak bertuan..