Welcome to my blog, hope you enjoy reading :)
RSS

Saturday, 21 December 2013

Gadis Kecil

Kedua mata ini masih tertegun nanar menatap kabut
Tegak berdiri meski dengan rasa takut
Seolah memeluk harmoni senja yang memerah pudar
Yang entah dimana ujungnya menjadi selaras

Masih saja dalam diam
Aku mempertanyakan keindahan yang dimana pangkalnya
Bahkan dimana ujungnya
Mungkin ceritanya memang belum dimulai

Beberapa kali dalam masa kecil yang naif
Berkelit dengan bayangan hitam
Memang mimpi yang buruk
Yang kini telah mencabik dan menerkam seluruh tubuh yang ringkih

Meletakkan drama dibawah kendalinya
Menentukan sikap semu senyuman
Dan yang harus aku sendiri membayarnya dengan kepahitan

Pelangi mulai menghitam putih
Senja yang kusukai itu mulai memucat
Bahkan tak mampu aku menyadarinya
Matanya kini mulai berbinar redup

Dalam titik yang lelah..
Akhirnya aku telah berhenti..
Mengejar asa-asa penuh tuntutan

Jiwa ini terluka sudah..
Berlari meskipun sayap-sayapnya tercabik meluruh
Mencoba menerbangkan kebahagiaanmya
Lebih tinggi jauh diatas ubun-ubunnya

Biasa saja..
Luka memang sudah sering menghampirinya
Tapi dalam matanya yang terbelalak..
Aku melihat jauh didalam relungku sendiri..
Aku terjatuh..
Menangis..

Mimpi yang selalu berakhir menjelang pagi
Kebebasan..
Kebahagiaan..
Prestasi..
Angka-angka numerik..
Mimpi...
Asa..
Harapan..
Mulai menjauh tak menentu
Kehidupanku hilang sudah..
Dan aku tak ingin berpikir rumit
Gadis kecil yang lelah...

0 comments:

Post a Comment